BandarQ
BandarQ-Wartawan AS dihukum di Iran karena memata-mataiWartawan Washington Post, Jason Rezaian, dihukum penjara tanpa disebutkan berapa lama di Iran, demikian dinyatakan badan peradilan negara itu.
Vonis diberikan setelah penghukuman bulan lalu atas sejumlah tuduhan, termasuk kegiatan mata-mata.
Para pejabat tidak merinci hukuman tetapi menyebutkan dalam pernyataannya bahwa Rezaian juga dipenjara.
Jason Rezaian, 39 tahun, telah ditahan di Iran selama lebih satu tahun dan Washington Post menyangkal tuduhan tersebut sebagai tidak masuk akal.
"Singkatnya, ini adalah hukuman penjara," kata juru bicara peradilan Gholamhossein Mohseni Ejei lewat sebuah pernyataan di TV pemerintah Iran.
BandarQ Dia menambahkan vonis 'belum berakhir' dengan mengacu kepada kemungkinan permintaan banding.Pengacara Rezaian, Leila Ahsan, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa pihaknya tidak diberitahu tentang keputusan itu ataupun rincian hukuman.
Editor berita dunia Washington Post, Douglas Jehl, menyatakan, "Pengadilan dan hukuman (terhadap Rezaian) adalah suatu penipuan, dan dia seharusnya segera dibebaskan".
Jehl menambahkan wartawan tersebut sudah ditahan dalam penjara selama 487 hari.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar